
Seiring dengan semakin jamaknya penggunaan smartphone dengan layar display berukuran lebar, sebuah pertanyaan baru muncul perihal fungsi lain dari perangkat tersebut, selain untuk melihat konten video dalam porsi yang lebih melegakan tentunya.
Masalah fungsi tersebut menjadi sebuah faktor penting di Jepang, dimana mayoritas penduduknya menggantungkan kebutuhan transportasi mereka lewat angkutan umum, dimana umumnya satu tangan digunakan untuk berpegangan dan tangan lain digunakan untuk mengoperasikan ponsel, entah untuk browsing biasa ataupun membaca email penting ketika mereka dalam perjalanan menuju tempat kerja masing-masing.
Hari ini divisi riset dari perusahaan operator seluler terbesar di Jepang yaitu NTT DoCoMo memamerkan sebuah teknologi touch-based interface baru yang dijuluki sebagai ‘Grip UI,’ dan ditujukan sebagai solusi untuk masalah di atas.
Dengan menggunakan sejumlah sensor di bagian samping dan belakang pada sebuah perangkat, para pengguna kini akan dimungkinkan untuk melakukan sejumlah perintah standar pada ponsel mereka hanya dengan meremas ponsel mereka.

Demo tersebut menggunakan sebuah ponsel Panasonic P-06D yang telah dimodifikasi, dan salah satu kru The Verge melaporkan bahwa dia mampu mengoperasikan sejumlah fitur seperti unlock, membuka web browser, mengakses bookmarks, mengaktifkan voice search, serta berbagai perintah lain, hanya dengan melakukan sejumlah kombinasi dari menekan bagian samping dari ponsel Panasonic Eluga tersebut.
Para pengguna juga akan dimungkinkan untuk mengkonfigurasi perangkat mereka, memetakan beberapa perintah baru dengan menggunakan beberapa kombinasi tekanan dari jari-jari tangan. Masalah terbesar mungkin hanya soal mengingat-ingat kombinasi apa yang harus ditekan untuk mengaktifkan masing-masing perintah.
Demo tersebut berjalan lancar (dengan catatan respon untuk sejumlah perintah masih agak lambat), namun mengingat Grip UI masih sebatas prototype, maka masih akan butuh waktu lama untuk melihat fitur ini hadir di berbagai smartphone.